MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA
LOGO HL PNG

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi tetap boleh makan daging kambing! Begini cara mengolah daging kambing yang aman dan sehat

Senin, 11 Jul 2022 12:05 WIB

KLIKSSB.com – Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi tetap boleh makan daging kambing, lho. Begini cara mengolah daging kambing yang aman dan sehat!

Penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi sebaiknya tidak makan daging kambing karena dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Itulah kepercayaan yang banyak beredar di kalangan masyarakat. Karena anggapan tersebut, tak sedikit penderita hipertensi memilih untuk menghindari segala macam olahan daging kambing. Apakah Anda salah satunya?

Mulai sekarang, Anda bisa kembali makan daging kambing lagi. Mengapa? Karena anggapan bahwa daging kambing dapat meningkatkan tekanan darah adalah bohong belaka.

Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa daging kambing dan tekanan darah tidak memiliki hubungan. Salah satu penelitian yang membuktikannya adalah penelitian di India yang diterbitkan oleh Pubmed Central pada tahun 2014.

Dalam penelitian tersebut, peneliti membandingkan orang yang jarang makan daging, orang yang sering makan daging kambing, dan orang yang sering makan daging ayam. Alhasil, seringnya konsumsi daging kambing dan ayam tidak menyebabkan tekanan darah naik.

Namun, meski tidak menyebabkan tekanan darah meningkat, bukan berarti Anda bisa makan daging kambing sesuka hati. Anda tetap perlu membatasinya, karena daging kambing mengandung beberapa kolesterol di dalamnya. Beberapa ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi semua daging merah, termasuk daging kambing, tidak lebih dari 90 gram per hari.

Cara mengolah daging kambing untuk penderita hipertensi

Daging kambing memang mengandung kolesterol, namun kadarnya tidak setinggi daging ayam atau sapi. Selain itu, daging kambing juga mengandung protein yang berguna untuk menjaga daya tahan tubuh, kalsium untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, serta zat besi yang dibutuhkan sebagai bahan pembentuk sel darah merah.

Nah, agar Anda benar-benar merasakan manfaatnya, daging kambing harus diolah dengan cara yang benar. Berikut cara dan hal yang harus diperhatikan saat mengolah daging kambing:

Hindari memasak daging kambing pada suhu di atas 250⁰C, karena dapat merusak kandungan nutrisi di dalamnya.
Lebih baik jika daging kambing tidak dipanggang, dan digoreng.

Cara terbaik memasak daging kambing adalah dengan merebus atau mengukusnya. Namun, agar kandungan kolesterol pada daging kambing tidak meningkat, sebaiknya jangan menggunakan santan saat mengolahnya. Kemudian, untuk menghilangkan aroma khas kambing, sebaiknya daging kambing diremas dengan potongan mentimun sebelum dimasak.

Ada banyak resep sehat yang bisa Anda kombinasikan dengan semur daging kambing. Misalnya membuat rawon, sop, atau semur. Sedangkan jika ingin mengolahnya dengan cara dikukus, Anda bisa membuat pepes, siomay (menggunakan daging kambing cincang), atau nasi kebuli yang bisa dipilih sesuai selera masing-masing.

Terakhir, agar zat besi dari daging kambing bisa diserap secara baik, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan teh, susu, atau obat maag. Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi olahan daging kambing dengan sesuatu yang memiliki kandungan vitamin C tinggi, seperti jus jeruk murni atau jus mangga tanpa gula.

Jadi, jika Anda menderita hipertensi, Anda tidak perlu menjauhi daging kambing. Asal dikonsumsi tidak lebih dari 90 gram per hari dan dimasak dengan cara dikukus atau direbus, daging kambing bisa menjadi sumber nutrisi yang baik untuk kesehatan Anda.

Itulah beberapa cara aman mengonsumsi daging kambing bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi. Perhatikan cara pengolahannya agar tekanan darah Anda tidak melonjak. Dengan begitu Anda menikmati daging kambing bersama keluarga dengan tetap menjaga kesehatan.

[Sumber: klikdokter.com/dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid]

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media