Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA
LOGO HL PNG

Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

Selasa, 26 Jul 2022 15:17 WIB

Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

KLIKSSB.com – Gejala kanker payudara bervariasi antara orang yang satu dengan yang lain. Bahkan sebuah fakta menunjukkan, kebanyakan orang tidak memiliki gejalanya sama sekali.

Pengertian kanker payudara diartikan sebagai tumor ganas yang timbul dan berkembang di jaringan payudara. Kanker dapat mulai tumbuh di kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak atau jaringan ikat di payudara.

Di Indonesia, kanker payudara merupakan salah satu penyakit yang menyumbang kematian pertama yang disebabkan oleh kanker dan jumlah penderitanya yang menempati urutan pertama tertinggi.

Pada tahun 2020, data Globocan yang dikutip dari Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus atau sekitar 16,6% dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Jumlah kematian mencapai lebih dari dua puluh dua ribu kasus.

Diketahui bahwa sekitar 70% pasien terdeteksi sudah di stadium lanjut. Untuk itu, sebelum terlambat, yuk kenali gejala kanker payudara berikut ini, sahabat pecinta kesehatan!

Gejala dan tanda kanker payudara

Gejala kanker payudara pada setiap orang bisa berbeda-beda. Namun, gejala kanker payudara yang paling umum adalah adanya benjolan di payudara atau ketiak. Kemudian, pasien kanker juga mengalami perubahan kulit, nyeri, puting susu terbalik, dan keluarnya cairan yang tidak biasa dari puting.

Mari cari tahu lebih lanjut tentang gejala kanker payudara secara lengkap di bawah ini:

Tanda-tanda awal kanker payudara

Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

Tidak berbeda dengan jenis kanker yang lain, kanker payudara ini seringkali tidak menunjukkan gejala. Umumnya, perubahan pada payudara akan terdeteksi selama pemeriksaan payudara rutin, baik itu Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) maupun Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).

Tanda-tanda awal kanker payudara yang harus diwaspadai sahabat sehat antara lain:

  • Muncul benjolan yang terasa berbeda dengan jaringan payudara di sekitarnya. Biasanya, ia memiliki tepi yang tidak teratur dan tidak menimbulkan rasa sakit.
  • Jika didorong oleh jari, benjolan dapat dipindahkan dengan mudah di bawah kulit.
  • Benjolan atau massa juga dapat muncul di ketiak, di sekitar tulang selangka atau di bawah lengan.
  • Perubahan ukuran atau bentuk payudara
  • Keluar cairan yang tidak normal dari puting. Cairan mungkin juga mengandung darah, mungkin berwarna kuning hingga hijau, atau mungkin bernanah.
  • Perubahan warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu atau area coklat tua di sekitar puting (areola).
  • Payudara terlihat merah
  • Kulit bersisik di sekitar puting
  • Puting susu gatal atau tertarik ke dalam.
  • Payudara nyeri atau bengkak pada salah satu payudara.

Memiliki satu atau lebih dari gejala-gejala di atas ini tidak selalu berarti bahwa Anda menderita kanker payudara.

Pasalnya, cairan dari puting susu juga bisa dipicu oleh infeksi. Untuk itu, memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat adalah langkah yang tepat.

Tanda-tanda kelanjutan kanker payudara

Biasanya, pada stadium lanjut benjolan tersebut menempel pada dinding dada atau kulit di sekitarnya. Pada kanker payudara stadium lanjut, bisa berupa benjolan yang membengkak atau bisul pada kulit payudara.

Terkadang, kulit di atas benjolan juga mengerut dan terlihat seperti kulit jeruk. Pada stadium lanjut, nyeri tulang, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, pembengkakan lengan atau ulserasi (lesi berbentuk seperti kawah) dapat terjadi pada kulit.

Kemudian, jika tanda-tanda kanker payudara sudah menyebar ke organ tubuh maka akan menimbulkan gejala tambahan, antara lain:

  • Jika telah menyebar ke paru-paru, gejalanya meliputi sesak napas, mengi, ketidaknyamanan dan nyeri di paru-paru, dan batuk terus-menerus, dengan darah dan lendir.
  • Jika telah menyebar ke tulang, itu menyebabkan nyeri tulang yang persisten.
  • Jika telah menyebar ke hati, menyebabkan kulit menguning, gatal, dan pembengkakan perut.

Gejala kanker payudara pria

Banyak orang tidak menyadari bahwa setiap orang memiliki sel payudara, dan sel-sel ini dapat mengalami perubahan yang bersifat kanker.

Pada pria, kanker payudara dapat terjadi pada semua usia, meskipun lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua. Ini karena sel payudara pria jauh lebih berkembang daripada sel payudara wanita, kanker payudara tidak umum di bagian populasi ini.

Selain benjolan, gejala kanker payudara pria antara lain:

  • Penebalan jaringan payudara
  • Keluarnya puting susu
  • Kemerahan atau penskalaan pada puting susu
  • Puting tertarik ke dalam atau berputar ke dalam
  • Kemerahan yang tidak dapat dijelaskan, bengkak, iritasi kulit, gatal, atau ruam pada payudara.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di bawah lengan.

Kebanyakan pria mungkin saja tidak secara rutin memeriksa jaringan payudara mereka untuk mengetahui tanda-tanda benjolan, kanker payudara pria sering didiagnosis pada tahap selanjutnya.

Penyebab kanker payudara

Penyebabnya pasti dari kanker payudara sebenarnya tidak diketahui. Meski demikian, sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko penyakit ini.

Beberapa faktor risiko yang berpengaruh adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia. Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun, risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.
  • Pernah menderita kanker payudara karena risiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5-1%.
  • Riwayat Keluarga. Pasalnya, wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya pernah menjadi pasien kanker, memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.
  • Faktor genetik dan hormonal.
  • Pernah menderita penyakit payudara non-kanker.
  • Menorrhea (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.
  • Pemakaian pil KB atau terapi sulih estrogen.
  • Obesitas pasca menopause.
  • Konsumsi alkohol lebih dari 1-2 gelas/hari.
  • Terkena paparan bahan kimia yang menyerupai estrogen, biasanya terdapat dalam pestisida dan produk industri lainnya.
  • Dietilstilbestrol (DES): wanita yang mengkonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki risiko tinggi menderita kanker payudara.
  • Terapi penyinaran.

Cara mengobati kanker payudara

Kenali Gejala Kanker Payudara Stadium Awal dan Lanjut

Perawatan akan dimulai setelah evaluasi dan penilaian menyeluruh oleh dokter. Umumnya akan diambil tindakan oleh dokter kurang lebih sekitar 1 minggu setelah menjalani biopsi.

Perawatan terdiri dari pembedahan, terapi radiasi, kemoterapi dan obat penghambat hormon.

Terapi radiasi digunakan untuk membunuh sel kanker di lokasi pengangkatan tumor dan area sekitarnya, termasuk kelenjar getah bening.

Sedangkan kemoterapi, yaitu kombinasi obat untuk membunuh sel yang berkembang biak dengan cepat atau menekan proliferasinya atau perkembangbiakannya.

Obat penghambat hormon yang memengaruhi kerja hormon yang mendukung pertumbuhan sel kanker, digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh.

Sekalipun kanker telah menyebar dan memengaruhi fungsi organ lain (distant recurrent), pengobatan yang tepat dapat membantu mengecilkan dan menghambat pertumbuhan kanker.

Kanker yang sudah dalam stadium lanjut cenderung lebih sulit disembuhkan, namun setidaknya bisa meredakan rasa sakit sehingga kualitas hidup pasien bisa meningkat.

Pengobatan untuk kekambuhan kanker bervariasi, tergantung pada jenis dan tingkat keparahannya.

Lakukan pemeriksaan payudara secara rutin di rumah sakit

Kanker payudara seringkali sulit dideteksi pada stadium dini karena ukurannya yang kecil. Pasien hanya merasakan gejala saat benjolan dirasakan saat teraba karena ukurannya cukup besar.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua benjolan di payudara menandakan kanker.

Oleh karena itu, penting dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah benjolan tersebut bersifat kanker atau tidak.

Banyak faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Teman-teman happylife disarankan untuk melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup secara umum untuk mengurangi kejadian kanker.

Upaya diagnosis dini dilakukan karena kanker payudara lebih mudah diobati dan dapat disembuhkan jika masih dalam stadium awal.

Beberapa orang tidak melihat tanda-tanda kanker payudara sama sekali. Itu sebabnya SADANIS, USG payudara, dan mammogram rutin juga penting dilakukan.

Tak perlu khawatir, Sahabat happylife bisa melakukan pemeriksaan payudara di rumah sakit kepercayaan Anda.

Untuk memudahkan saat ingin membuat janji dengan dokter, buat janji konsultasi tanpa mengantri terlebih dahulu secara online melalui berbagai rumah sakit yang bagus.

Ingat, semakin cepat kanker payudara terdeteksi, maka proses penyembuhan dan pengobatan yang tepat bisa segera dilakukan.

Semoga informasi ini bermanfaat, ya! ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Benarkah nasi putih bisa memicu diabetes dan obesitas? Ini 4 Mitos Nasi yang Perlu diluruskan

Benarkah nasi putih bisa memicu diabetes dan obesitas? Ini 4 Mitos Nasi yang Perlu diluruskan

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Benarkah nasi putih bisa memicu diabetes dan obesitas? Ini 4 Mitos Nasi yang Perlu diluruskan

Senin, 25 Jul 2022 12:24 WIB

nasi putih bikin gemuk mitos dan fakta

KLIKSSB.com – Nasi putih merupakan makanan pokok di banyak negara, salah satunya temasuk makanan pokok masyarakat Indonesia. Tingkat konsumsi nasi di Negara kita tergolong sangat tinggi, malahan lebih tinggi dari sumber makanan berkarbohidrat lainnya.

Padahal, menurut Total Diet Study 2014 yang dilakukan di DKI Jakarta saja, menunjukkan hampir semua (98%) penduduk DKI Jakarta mengonsumsi nasi setiap hari dengan konsumsi harian 173,3 gram per orang.

Di sisi lain, ada juga sebagian masyarakat yang sudah mulai mengurangi konsumsi nasi. Mereka mungkin berpikir bahwa makan nasi putih bisa membuat mereka gemuk atau bisa menyebabkan gula darah tinggi. Apakah benar seperti itu? Simak saja fakta dan mitos makan nasi memicu gemuk dan obesitas berikut ini.

Mitos yang mungkin saja bisa menyesatkan di tengah masyarakat tentang makan nasi putih

1. Nasi bikin gemuk

Nasi sebenarnya sama dengan karbohidrat lain, seperti roti, mie, atau pasta. Jadi, sebenarnya bukan nasi yang menyebabkan tubuh menjadi gemuk. Lemak pada dasarnya disebabkan oleh jumlah kalori (antara yang masuk dan yang keluar) tidak seimbang di dalam tubuh.

Artinya, jika seseorang makan nasi terlalu banyak ditambah dengan konsumsi mie, makanan bertepung, kue, atau makanan manis, tentu saja kalori dalam tubuh akan menumpuk dan menyebabkan seseorang menjadi gemuk.

Jika memang ingin menurunkan berat badan, batasi porsi nasi saat makan. Termasuk sumber karbohidrat lain yang memiliki kalori tinggi. Seseorang tidak perlu menghindari makan nasi putih, lebih baik atur asupan makanannya agar kalori yang masuk ke dalam tubuh tidak berlebihan.

2. Nasi bisa bikin diabetes atau kencing manis

Orang Indonesia terbiasa makan nasi putih tiga kali sehari, dan dalam jumlah yang sangat banyak. Selain itu, berbagai konsumsi makanan manis, seperti kue kering, biskuit, permen, teh manis, dan lain-lain. Ditambah lagi sehari-harinya tidak diimbangi dengan konsumsi sayur dan buah. Maka tidak heran jika banyak orang yang menderita diabetes atau kencing manis.

Sebenarnya nasi sendiri bukanlah penyebab utama diabetes. Namun, kebiasaan mengonsumsi nasi secara berlebihan dan rutin setiap hari juga mendukung perkembangan penyakit diabetes.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health juga menunjukkan bahwa semakin banyak porsi nasi putih yang dimakan setiap hari, semakin besar kemungkinan seseorang terkena penyakit diabetes tipe 2.

Namun hal ini bukan berarti bahwa seseorang tidak boleh makan nasi untuk menghindari diabetes. Tetap boleh, asalkan memperhatikan porsinya. Lagi pula, ada banyak faktor lain yang dapat menyebabkan seseorang terkena diabetes, seperti faktor keturunan atau genetik.

3. Nasi mengandung banyak gula

cek fakta makan nasi putih bikin gemuk dan diabetes serta obesitas
Benarkah makan nasi putih bisa bikin gemuk, diabetes dan obesitas?

Memang nasi merupakan salah satu makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi, dimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah sangat cepat. Namun sebenarnya, tidak semua nasi dengan jenis lain seperti itu. Diketahui terdapat dua jenis nasi yang mungkin sudah sering kita temui, yaitu nasi putih berasal dari beras putih biasa dan nasi merah dari beras merah. Setiap jenis nasi mengandung nutrisi atau kandungan gizi yang berbeda.

Jika seseorang takut gula darah naik setelah makan nasi, dia bisa memilih nasi merah sebagai pengganti nasi putih sebagai sumber karbohidrat. Nasi merah mengandung lebih banyak serat dan gula lebih rendah daripada nasi putih. Jadi, konsumsi nasi yang berasal dari beras merah akan lebih baik bagi orang yang ingin membatasi asupan gulanya.

4. Nasi tidak mengandung nutrisi penting

Betul memang, secara umum nasi dikenal sebagai sumber karbohidrat (gula). Tapi, selain karbohidrat, ternyata nasi putih juga mengandung nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh. Misalnya serat, protein, selenium, seng/zinc, dan magnesium.

Bahkan saat ini, banyak beras yang diperkaya dengan tiamin, riboflavin, dan niasin. Ketiga zat yang ada didalamnya menjadi sumber asam folat atau vitamin B9. Kandungan ini sangat baik untuk kesehatan kandungan ibu hamil dan perkembangan janin.

Jadi, nasi tidak seburuk yang dipikirkan oleh kebanyakan orang Indonesia selama ini. Namun, kebiasaan konsumsi yang buruk membuat nasi menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan, seperti obesitas dan diabetes.

Sebaiknya singkirkan kesalahpahaman atau mitos nasi ini dari pikiran kita. Anggap saja nasi adalah karbohidrat yang sama dengan sumber karbohidrat lainnya, di mana kita harus membatasi asupannya agar tidak berlebihan. ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksidan Baik untuk Kesehatan Tubuh

5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksidan Baik untuk Kesehatan Tubuh

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksidan Baik untuk Kesehatan Tubuh

Jumat, 21 Jul 2022 14:08 WIB

5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksi Baik untuk Kesehatan Tubuh

KILKSSB.com – Pernah mendengar tentang Acai Berry? Buah satu ini merupakan salah satu “makanan super” yang sedang menjadi trend konsumen saat ini. Seperti kebanyakan buah beri, Acai Berry kaya akan serat dan antioksidan yang memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh kita.

Kandungan nutrisi Acai Berry

Acai Berry adalah buah yang tumbuh di pohon palem acai di hutan hujan Amerika Tengah dan Selatan. Buah acai memiliki kulit berwarna ungu tua seperti buah anggur dengan daging buah berwarna kuning dan biji yang besar.

Di tempat asalnya, Acai Berry biasanya direndam sampai kulitnya melunak, lalu dihaluskan hingga berbentuk pasta. Selain dikonsumsi langsung, buah ini terkadang juga digunakan sebagai penambah rasa alami atau diolah menjadi minyak.

Acai Berry memiliki kandungan nutrisi yang unik, terutama karena merupakan buah yang rendah gula dan memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi. Semua manfaat Acai Berry berasal dari kandungan nutrisi di bawah ini.

  1. Energi: 70 kkal
  2. Protein: 1,75 gram
  3. Lemak: 5,3 gram
  4. Karbohidrat: 5,3 gram
  5. Serat: 5,3 gram
  6. Kalsium: 35 gram
  7. Zat besi: 0,6 gram
  8. Kalium: 105 gram
  9. Vitamin A: 15% AKG (Angka Kecukupan Gizi).

Selain itu, Acai Berry mengandung beragam mineral seperti kromium, magnesium, tembaga, dan fosfor. Ada pula kandungan antioksidan, khususnya antosianin yang memberikan warna ungu gelap pada kulit buah acai.

Manfaat Acai Berry bagi kesehatan

Di bawah ini berbagai khasiat yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi buah khas suku Amazon ini.

1. Menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung

Acai Berry memiliki kandungan antioksidan yang jauh lebih tinggi daripada buah-buahan pada umumnya. Antioksidan merupakan zat yang dapat melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Radikal bebas dari makanan, kebiasaan merokok, atau faktor lain bisa merusak sel yang sehat. Jika kerusakan terjadi pada sel pembuluh darah, ini bisa meningkatkan risiko pembentukan plak yang mungkin berujung menjadi stroke dan penyakit jantung.

2. Membantu mengendalikan kolesterol

Sebagian besar lemak acai berry merupakan asam lemak omega-3 dan omega-6 yang memiliki manfaat bagi tubuh. Keduanya merupakan lemak baik yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Tidak hanya itu, tumbuhan acai juga mengandung sterol alami. Sterol adalah zat yang dapat mencegah penyerapan kolesterol di dalam tubuh. Alhasil, kadar kolesterol akan menurun dan menjadi lebih terkontrol.

3. Berpotensi menurunkan risiko kanker

Acai Berry mengandung antioksidan kuat yang memiliki sifat antikanker. Beberapa studi pada hewan telah membuktikan bahwa antioksidan pada buah ini mampu menghambat pertumbuhan kanker, mematikan sel kanker, dan mengurangi peradangan pada tubuh.

Manfaat Acai Berry yang satu ini terlihat pada uji coba terhadap kanker usus besar dan kanker kandung kemih. Peneliti mengungkap buah ini bisa saja membantu pengobatan kanker di masa depan, tapi khasiatnya masih perlu dikaji lebih lanjut.

4. Meningkatkan fungsi otak

Peradangan dan radikal bebas pada sel otak dapat menurunkan kemampuan berpikir, mengingat, dan fungsi otak lainnya. Kabar baiknya, sejumlah penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa antioksidan pada buah acai dapat mencegah hal ini.

Pada studi lain, pemberian ekstrak buah ini bahkan meningkatkan kemampuan memori hewan dalam uji coba. Buah ini kemungkinan membantu proses pembersihan sel yang sudah tua di dalam otak sehingga otak dapat membentuk sel baru yang sehat.

5. Mencegah hipertensi

Acai Berry mengandung sejenis lemak tak jenuh yang disebut asam oleat. Salah satu penelitian dalam Journal of Hypertension menunjukkan bahwa konsumsi asam oleat dari sumber nabati membantu mencegah dan mengontrol tekanan darah tinggi.

Kandungan antioksidan Acai Berry juga memiliki manfaat serupa. Zat ini menurunkan tekanan darah dengan cara melindungi lapisan dalam pembuluh darah. Fungsi lapisan ini biasanya menurun karena sering mengembang dan mengerut saat darah mengalir.

Apakah konsumsi Acai Berry ada efek sampingnya?

5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksi Baik untuk Kesehatan Tubuh
5 Manfaat Acai Berry, Buah Super yang Kaya Serat dan Antioksi Baik untuk Kesehatan Tubuh.

Tidak banyak penelitian yang membahas keamanan dari produk suplemen kesehatan yang berbahan dasar Acai Berry. Namun, para ahli menganjurkan agar Anda berhati-hati jika sedang hamil dan menghindari sepenuhnya jika memiliki alergi buah terutama tumbuhan dari keluarga palem.

Mengonsumsi buah acai juga dapat memengaruhi hasil pemeriksaan MRI. Oleh karena itu, jika Anda dijadwalkan menjalani pemeriksaan MRI, ada baiknya Anda memberi tahu dokter atau tidak mengonsumsi buah ini dalam waktu dekat.

Terlepas dari potensi efek sampingnya, Acai Berry merupakan buah yang kaya manfaat kesehatan. Anda bisa memakannya secara langsung, meminum suplemennya, atau menggunakan produk dengan kandungan buah ini untuk mendapatkan manfaatnya. Semoga bermanfaat.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

Kamis, 21 Jul 2022 12:46 WIB

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi

KLIKSSB.com – Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah mencapai 130/80 mmHg atau lebih. Jika tidak segera diobati, hipertensi atau tekanan darah tinggi dapat menyebabkan penyakit serius yang mengancam jiwa, seperti gagal jantung, penyakit ginjal, dan stroke.

Tekanan darah dibagi menjadi tekanan sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh, sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan saat jantung berelaksasi sebelum memompa darah kembali.

Hipertensi berbahaya? Simak informasi berikut ini!

Salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah tinggi adalah dengan menerapkan pola makan yang sehat, mulai dari memilih makanan penurun darah tinggi, menghitung kalori, dan memantau porsinya.

Aneka makanan penurun darah tinggi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi tidak boleh dianggap enteng. Jika Anda memiliki kondisi ini, minum obat saja tidak cukup untuk mengontrol dan menurunkan tekanan darah.

Makanan yang Anda makan juga berperan dalam tekanan darah Anda. Pemilihan pola makan yang tepat sangat penting agar tekanan darah tidak melonjak.

Biasanya makanan yang dianjurkan untuk penderita hipertensi adalah makanan yang rendah natrium, lemak dan kolesterol, tetapi tinggi serat, kalsium, kalium, dan protein.

Agar lebih mudah, berikut adalah daftar makanan penurun darah tinggi yang bisa Anda konsumsi setiap hari.

1. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti bayam, kale, lobak hijau, sawi, dan selada, mengandung kalium, magnesium, dan serat sehingga cocok sebagai makanan bagi penderita tekanan darah tinggi.

Anda bisa makan setengah cangkir sayuran hijau yang dimasak setiap hari untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Nah, pastikan Anda memilih sayuran segar, karena sayuran dalam kaleng justru bisa memicu peningkatan tekanan darah yang tentunya tidak baik untuk kesehatan Anda.

2. Buah-buahan

Beberapa jenis buah dapat menurunkan tekanan darah sehingga sangat cocok dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Pilihan buah yang bisa Anda konsumsi antara lain pisang, bit, berry, alpukat, tomat, jeruk, dan semangka.

Salah satu zat yang terkandung dalam buah ini adalah kalium. Kalium dapat menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga menurunkan tekanan darah.

Selain itu, berbagai kandungan lain seperti antioksidan, nitrat, dan vitamin C juga mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan.

3. Yoghurt

Yoghurt adalah produk susu. Karena itu, kandungan kalsiumnya yang tinggi cocok untuk penderita hipertensi. Menurut beberapa penelitian, yoghurt juga kaya akan probiotik yang dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Untuk memasukkan yogurt dalam menu sehari-hari, Anda bisa mengonsumsinya langsung satu cangkir setiap hari atau dicampur dengan buah, kacang-kacangan, atau granola. Pilih yogurt dengan kandungan gula dan lemak yang rendah.

4. Susu skim

Selain olahan susu seperti yoghurt, susu skim juga tinggi kalsium dan rendah lemak sehingga dapat Anda jadikan sebagai minuman penurun tekanan darah.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Human Hypertension tahun 2012, terdapat hubungan antara konsumsi susu rendah lemak, seperti susu skim, dengan penurunan risiko tekanan darah tinggi.

Tak hanya kandungan kalsiumnya, komponen lain dalam susu seperti senyawa peptida juga berperan dalam menurunkan tekanan darah. Konsumsilah satu cangkir susu rendah lemak atau susu skim setiap hari untuk mendapatkan manfaat yang Anda butuhkan.

5. Kentang

Kentang merupakan salah satu makanan yang tinggi akan kalium, magnesium dan serat. Ketiga zat ini mampu menurunkan tekanan darah dan cocok untuk penderita hipertensi.

Namun, Anda tidak boleh menggunakan terlalu banyak garam saat memasak atau makan kentang karena dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Masak kentang dengan cara direbus atau dipanggang tanpa menambahkan garam.

6. Oatmeal

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi
Oatmeal termasuk dalam 12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi.

Oatmeal merupakan makanan yang rendah natrium dan lemak serta tinggi serat sehingga sangat cocok sebagai penurun tekanan darah tinggi.

Bahan makanan ini biasanya dikonsumsi sebagai menu sarapan. Jika Anda merasa oatmealnya terlalu hambar, Anda bisa menambahkan buah segar atau sedikit madu.

7. Ikan

Ikan juga merupakan salah satu makanan yang dapat menurunkan hipertensi. Penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition menemukan bahwa makan ikan berlemak tiga kali seminggu dikaitkan dengan penurunan tekanan darah diastolik selama lebih dari delapan minggu.

Selain itu, banyak penelitian sebelumnya menemukan bahwa asam lemak omega-3 yang terkandung dalam makanan berbahan dasar ikan memiliki efek penurun tekanan darah tinggi.

Namun, sekali lagi Anda perlu memperhatikan penambahan garam dalam memasak ikan. Pasalnya, penggunaan garam berlebihan dalam makanan justru bisa menjadi penyebab hipertensi.

8. Kacang Lima

Kandungan kalium yang tinggi membuat kacang lima cocok sebagai makanan penurun darah tinggi. Kacang lima juga mengandung serat dan protein yang tentunya baik untuk penderita hipertensi.

Anda bisa mengonsumsi kacang lima dengan cara direbus, baik dimakan langsung atau dicampur dengan sayuran lain. Ingat, jika ingin menambah rasa, tambahkan saja sedikit garam.

9. Biji rami

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi
Biji Rami termasuk dalam salah satu dari 12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi.

Kandungan omega-3 dalam biji rami atau flaxseed juga dipercaya dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Hypertension tahun 2013 menemukan bahwa mengonsumsi biji rami dapat membantu menurunkan tekanan darah selama enam bulan pada penderita hipertensi.

Selain omega-3, biji rami juga mengandung asam alfa linolenik, lignan, peptida, dan serat yang mungkin juga berpengaruh pada tekanan darah.

10. Cokelat hitam

12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi
Coklat hitam salah satu dari 12 Makanan Penakluk Darah Tinggi Mungkin Cocok Buat Pengidap Hipertensi.

Penelitian dalam jurnal BMC Medicine tahun 2010 menyebutkan bahwa coklat hitam atau dark chocolate bisa menjadi makanan penurun darah tinggi bagi penderita hipertensi atau prehipertensi.

Hal ini karena dark chocolate kaya akan flavonoid, antioksidan yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Flavonoid membantu pembentukan oksida nitrat yang dapat melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah. Ini membantu Anda mencapai tekanan darah normal.

Jika Anda bingung memilih dark chocolate yang cocok untuk penderita hipertensi, pilihlah cokelat dengan kandungan kakao 70 persen. Semakin tinggi kandungan kakao, semakin baik untuk kesehatan Anda.

11. Gandum utuh

Makanan lain yang bisa Anda pilih untuk menurunkan tekanan darah tinggi adalah biji-bijian salah satunya gandum utuh. Penelitian di American Journal of Clinical Nutrition mengungkapkan bahwa makanan tersebut dapat menjadi salah satu makanan yang membantu menurunkan tekanan darah pada orang paruh baya.

Para ahli belum sepenuhnya mengetahui alasannya. Namun yang pasti, makanan ini memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mencegah penyempitan pembuluh darah dan berpotensi menurunkan tekanan darah.

Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti roti, sereal, atau pasta yang berasal dari gandum utuh. Setengah cangkir sereal gandum utuh atau pasta sehari sudah cukup untuk membantu menurunkan tekanan darah Anda.

12. Kacang pistachio

Makanan lain yang baik untuk penderita tekanan darah tinggi adalah kacang pistachio. Pistachio mengandung lemak sehat dan merupakan sumber protein, serat, dan antioksidan yang baik.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di US National Library of Medicine, mengonsumsi satu porsi pistachio sehari dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Kacang ini juga dapat menurunkan kolesterol sehingga juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, termasuk bagi penderita hipertensi.

Untuk mengonsumsinya, Anda bisa menjadikan kacang pistachio sebagai camilan sehari-hari atau bisa juga Anda campurkan dengan salad.

Mungkin masih banyak jenis makanan lain yang tidak kalah baik untuk kesehatan tekanan darah Anda. Jika perlu, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi untuk membantu menentukan pola makan yang tepat.

Jangan lupa juga untuk menyelingi kebiasaan makan sehat dengan melakukan olahraga yang baik untuk jantung dan tidak merokok.

Demikian artikel kesehatan tentang makanan penakluk hipertensi yang bisa dikonsumsi setiap hari, semoga bermanfaat***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Rabu, 20 Jul 2022 15:28 WIB

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Mengenal tanda dan gejala Kista Ovarium, benarkah penyakit ini berbahaya?

KLIKSSB.com – Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di ovarium atau di permukaannya. Dirangkum dari Mayo Clinics, ternyata hampir setiap wanita memiliki kista ovarium dalam hidupnya. Selain itu, sebagian besar kista ovarium tidak menunjukkan gejala dan tidak berbahaya.

Kebanyakan kista ovarium hilang tanpa pengobatan dalam beberapa siklus menstruasi. Namun, kista ovarium, terutama yang sudah pecah, dapat menimbulkan gejala yang serius. Untuk alasan ini, lakukan pemeriksaan panggul secara teratur dan waspadai gejala kista ovarium yang bisa menandakan masalah kesehatan yang serius.

Gejala atau ciri-ciri kista ovarium

kista ovarium

Kebanyakan kista tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya. Namun jika besar, akan muncul sejumlah gejala kista ovarium.

Nah, berikut ini adalah gejala kista ovarium atau ciri-ciri kista ovarium:

  • Nyeri panggul
  • Ada rasa penuh atau berat di perut
  • Kembung
  • Perut bengkak.

Pada kondisi tertentu, terdapat gejala kista ovarium yang menyebabkan penderitanya harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Berikut ini adalah beberapa gejala kista ovarium yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih serius:

  • Nyeri perut atau panggul yang tiba-tiba dan parah
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Kulit dingin dan lembab
  • Napas cepat
  • Pusing atau rasa lemah.

Penyebab kista ovarium

Merangkum Healthline, penyebab kista ovarium dapat dibedakan menjadi berbagai jenis, antara lain:

  1. Kista folikel, folikel yang mengalami pembengkakan akibat pecah atau menyusut setelah melepaskan sel telur.
  2. Kista korpus luteum, terjadi ketika adanya cairan yang dapat berkembang ketika kantong tidak larut dan pembukaan folikel menutup.
  3. Kista dermoid, pertumbuhan seperti kantung pada ovarium yang dapat berisi rambut, lemak, dan jaringan lainnya.
  4. Cystadenoma, pertumbuhan non-kanker yang dapat berkembang di permukaan luar ovarium.
  5. Endometrioma, jaringan yang tumbuh di dalam rahim dan dapat berkembang di luar rahim hingga menempel pada ovarium. 
pencegahan dini kista ovarium salah satunya dengan memerikasakan diri secara rutin ke dokter

Pencegahan kista ovarium

Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kista ovarium, pemeriksaan panggul secara teratur membantu memastikan bahwa perubahan pada ovarium Anda didiagnosis sedini mungkin.

Juga, waspadai perubahan dalam siklus bulanan Anda, termasuk gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama yang berlangsung lebih dari beberapa siklus.

Demikian penjelasan tentang kista ovarium, ciri-ciri kista ovarium, gejala kista ovarium, dan penyebab kista ovarium. ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

Rabu, 20 Jul 2022 12:07 WIB

Peringatan! Cek 7 Efek Samping Gorengan Jika Makan Terlalu Banyak

KlikSSB.com – Gorengan bisa dikatakan salah satu makanan yang diminati banyak orang. Namun tanpa disadari, terlalu banyak mengonsumsi gorengan dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan tubuh kita.

Rasa gurih dari gorengan membuat orang ketagihan memakan makanan yang satu ini. Namun, makanan yang digoreng atau gorengan mengandung kadar lemak yang lumayan tinggi. Jadi makan terlalu banyak gorengan bisa berbahaya bagi kesehatan kita.

Beberapa efek samping dari terlalu banyak makan gorengan adalah meningkatkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan risiko obesitas.

Melansir dari Healthline, berikut beberapa efek samping makan terlalu banyak gorengan yang perlu kita ketahui.

Sakit perut

Sakit perut adalah salah satu efek samping pertama dari makan terlalu banyak gorengan atau makanan yang digoreng. Tak hanya itu, gorengan juga bisa menyebabkan perut kembung bahkan diare.

Membahayakan usus

Konsumsi banyak gorengan yang tinggi minyak dapat membahayakan bakteri sehat yang hidup di usus kita. Bakteri sehat atau mikrobioma memiliki peran yang dapat melindungi gangguan pencernaan. Sehingga jika bakteri sehat tersebut terganggu maka akan berbahaya bagi kesehatan usus kita.

Obesitas atau kegemukan

Bagi yang kelebihan berat badan (obesitas), sebaiknya segera hindari makan gorengan sejak dini. Karena gorengan mengandung banyak lemak yang meningkatkan risiko obesitas. Tak hanya itu, gorengan juga harus dihindari bagi yang sedang menjalani program diet. Pasalnya, kalau terlalu banyak makan gorengan dapat menyebabkan kenaikan berat badan.

Meningkatkan risiko penyakit jantung

Makanan berminyak, gorengan salah satunya, memiliki beberapa efek samping negatif bagi kesehatan jantung. Menurut Healthline, makanan yang digoreng telah terbukti meningkatkan tekanan darah, menurunkan kolesterol HDL (baik), dan menyebabkan penambahan berat badan hingga obesitas, yang semuanya terkait dengan penyakit jantung.

Meningkatkan risiko diabetes (kencing manis)

Makan terlalu banyak gorengan juga bisa meningkatkan risiko diabetes. Apalagi jika gorengan yang dikonsumsi mengandung pemanis buatan yang bisa menyebabkan asupan kalori dan gula terlalu tinggi.

Penyebab jerawat

Dilaporkan oleh Healthline, banyak orang mengaitkan konsumsi terlalu banyak makanan berminyak dengan jerawat. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan efek samping dari gorengan tersebut.

Merusak fungsi otak

Kita juga harus mewaspadai efek samping dari makan terlalu banyak gorengan. Karena terlalu banyak makan gorengan bisa merusak fungsi otak. Kenyataan ada banyaknya efek samping gorengan yang dapat membahayakan kesehatan di balik kelezatannya itu. Cobalah untuk menghindari atau setidaknya mengurangi makan gorengan yang banyak mengandung minyak. ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Penyakit Jantung pada dewasa dan anak, Bisakah dicegah sejak dini? Ini penjelasan Ahli

Penyakit Jantung pada dewasa dan anak, Bisakah dicegah sejak dini? Ini penjelasan Ahli

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Penyakit Jantung pada dewasa dan anak, Bisakah dicegah sejak dini?
Ini penjelasan Ahli

Selasa, 19 Jul 2022 16:06 WIB

KLIKSSB.com – Penyakit kardiovaskular (PKV) merupakan penyebab utama kematian di seluruh dunia, dan kebanyakan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia. Prediksi untuk ke depan akan menjadi 23 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular per tahun pada tahun 2030, dan akan menjadi penyebab utama kematian.

Saat ini terdapat sekitar 17 juta kematian per tahun akibat penyakit ini dan merupakan 31 persen dari seluruh kematian di dunia.

Disampaikan oleh Prof Dr dr Sukman Tulus Putra, SpA(K), FACC, FESC, Guru Besar Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; Secara umum, manifestasi klinis penyakit kardiovaskular terjadi pada orang dewasa dan lansia sebelum usia 60 tahun. Namun, proses patogenesis aterosklerosis yang menyebabkan penyakit kardiovaskular telah terjadi sejak usia dini, terutama pada masa kanak-kanak dan remaja.

Dengan demikian, faktor risiko kardiovaskular dapat dideteksi pada masa kanak-kanak dan remaja yang sangat terkait dengan perkembangan proses aterosklerosis pada masa usia remaja dan dewasa. Oleh karena itu, deteksi individu terhadap faktor risiko kardiovaskular dan intervensi pada masa kanak-kanak dan remaja merupakan strategi yang sangat penting untuk mengurangi risiko PKV di usia dewasa.

Menurut WHO di Indonesia tahun 2016, penyakit jantung merupakan 35 persen dari seluruh kematian yang berjumlah 1.863.000, disusul oleh kanker (12 persen) dan penyakit tidak menular lainnya.

Prof Dr Sukman Tulus Putra, SpA(K) mengatakan, meski belum ada studi epidemiologi yang komprehensif di Indonesia, beberapa penelitian pada anak sekolah menunjukkan faktor risiko kardiovaskular yang tinggi pada anak.

Identifikasi dan intervensi faktor-faktor tersebut pada anak dan remaja merupakan upaya untuk mencegah dan menurunkan angka kejadian penyakit kardiovaskular termasuk penyakit jantung koroner.

Pada kasus penyakit jantung koroner yang disebabkan oleh aterosklerosis, semakin banyak faktor risiko, semakin tinggi pula morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular.

Adapun faktor risiko kardiovaskular dikelompokkan dalam 3 bagian, yakni: faktor risiko yang dapat diubah (modifiable/ changeable), disebut juga sebagai faktor risiko tradisional meliputi hiperlipidemia, obesitas, inaktivitas/sedentary, diabetes melitus, merokok dan hipertensi, juga ada faktor risiko intrinsik meliputi genetik, lingkungan dan suscestibility, serta faktor risiko yang baru muncul (emerging risk factors) meliputi inflamasi/infeksi sistemik, sitokine, CRP dan homosistein.

Faktor risiko yang ada pada individu akan menyebabkan disfungsi endotel vaskular yang mengakibatkan penurunan produksi NO, peningkatan respon inflamasi endotel dan hiperplasia intima yang pada akhirnya akan membentuk lesi aterosklerotik yang akan menyebabkan penyakit jantung koroner. Prosesnya terjadi perlahan tapi pasti selama beberapa dekade kehidupan.

Ada 3 fokus utama yang dapat mencegah faktor risiko kardiovaskular pada anak dan remaja dari aspek promosi kesehatan, yaitu: nutrisi, aktivitas fisik, dan paparan tembakau (rokok).

Nutrisi sejak bayi berupa pemberian ASI eksklusif sejak lahir hingga usia 6 bulan, ternyata anak usia sekolah menengah (remaja) memiliki ketebalan intima media arteri karotis yang lebih tipis dan berbeda nyata dibandingkan pada remaja yang pada masa bayi minum lebih sedikit susu formula atau ASI kurang dari 4 bulan.

Hal ini membuktikan bahwa nutrisi yang baik untuk anak sejak dini dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular akibat aterosklerosis di kemudian hari. Sementara itu, anak-anak yang tidak aktif atau kurang (sedentary lifestyle) dan paparan tembakau yang berlebihan terbukti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner yang saat ini menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

“Deteksi faktor risiko kardiovaskular melalui uji tapis pada usia anak dan remaja, dan strategi untuk melakukan intervensi merupakan kunci utama dalam menurunkan angka kejadian PKV di usia dewasa dan lanjut. Masih tingginya angka kematian akibat PKV di Indonesia saat ini mungkin akibat minimnya kesadaran untuk mendeteksi dan mengintervensi faktor risiko kardiovaskular sejak usia dini, dan remaja pada sekitar 90 juta anak Indonesia. Sehingga diperlukan strategi dan langkah yang konkret dengan melibatkan semua sektor terkait, dari sektor kesehatan, pendidikan, organisasi profesi dan masyarakat itu sendiri,” kata Prof Dr dr Sukman Tulus Putra, SpA(K) yang juga ketua Purna Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/6/2022).

Berikut adalah tips menjaga kesehatan jantung sejak dini dari dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) – Spesialis kardiologi anak dan juga Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia:

Aktif bergerak

Ajak anak untuk berolahraga ringan dimulai dari jalan kaki Bersama, bersepeda, berenang, ataupun bermain di luar ruang terbuka.

Bersikaplah positif

Jadikan kesehatan jantung menyenangkan dengan memasukkan permainan ke dalam aktivitas keluarga Anda atau berjalan-jalan ke taman untuk piknik makan malam yang sehat.

Batasi waktu menonton atau di depan komputer

Waktu menonton yang berlebihan menyebabkan gaya hidup yang tidak banyak bergerak dan mengudap terus-menerus, yang meningkatkan risiko obesitas dan penyakit kardiovaskular. Batasi waktu menonton TV, komputer, dan telepon hingga dua jam setiap hari.

Lakukan pemeriksaan rutin sedari dini

Sejak lahir, kesehatan jantung bayi sudah bisa dimonitor secara rutin melalui Echo kardiografi atau Echo Jantung. Alat ini dapat mendeteksi secara dini apabila terdapat kelainan pada jantung anak sehingga bisa dilakukan pencegahan atau penanganan sedari awal. Konsultasikan lebih jauh dengan dokter anak Anda untuk memantau indikator kardiovaskular seperti BMI, tekanan darah, dan kolesterol.

Atur menu makan sehat anak

Utamakan asupan protein hewani untuk cegah stunting dan agar pertumbuhan anak optimal. Batasi seminimal mungkin snack junk food yang tinggi gula dan tinggi karbohidrat cepat serap untuk mencegah obesitas dan sindrom metabolik

Periksa asupan garam dan MSG

Hindari makanan olahan dan jauhkan tempat garam dan MSG dari meja makan.

Bersikaplah realistis

Tetapkan tujuan dan batasan yang realistis. Langkah-langkah kecil dan perubahan bertahap dapat membuat perbedaan besar dalam kesehatan anak Anda dari waktu ke waktu, jadi mulailah dari yang kecil dan tingkatkan.

“Tidak ada satupun penyakit yang tidak bisa disembuhkan, tetaplah berpikiran positif dan yakinlah pada keajaiban Tuhan.”

Demikian informasi artikel kesehatan penyakit jantung pada dewasa dan anak yang dapat dilakukan pencegahan sejak dini, semoga bermanfaat.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Cara pengobatan mandiri Alergi yang bisa kamu lakukan

Cara pengobatan mandiri Alergi yang bisa kamu lakukan

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Cara Pengobatan Mandiri Alergi yang
bisa kamu lakukan

Selasa, 19 Jul 2022 12:26 WIB

KLIKSSB.com – Kondisi alergi yang dipunyai seseorang merupakan salah satu kondisi kesehatan yang dialami oleh banyak orang. Masalah kesehatan ini dapat dipicu oleh berbagai hal yang berbeda satu dengan yang lain.

Alergi adalah penyakit kronis. Artinya, penyakit ini akan terus ada karena merupakan kelainan atau abnormalitas pada sistem imun yang terlalu sensitif. Namun, alergi bukanlah penyakit yang mematikan.

Menurut Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada, Zullies Ikawati, alergi yang bisa datang sewaktu-waktu memerlukan pengobatan sendiri atau swamedikasi.

“Kita harus bisa mencoba mengatasi sendiri. Ada istilah namanya swamedikasi. Ini didefinisikan sebagai upaya pengobatan yang dilakukan secara mandiri untuk mengobati gejala atau penyakit tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu,” ujar Zullies beberapa waktu lalu.

Definisi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 919/MENKES/PER/X/1993.

Menurut Zullies, pengobatan sendiri (swamedikasi) sangat cocok untuk pasien alergi. Mengingat penyakit ini bisa muncul secara tidak terduga.

Dalam pengobatan sendiri, penderita alergi dapat mengonsumsi obat-obatan tertentu sesuai petunjuk apoteker. Apoteker akan memilih obat yang paling tepat sesuai dengan kondisi masing-masing pasien alergi.

“Apoteker bisa sangat membantu dalam memilih obat.” Pengobatan sendiri merupakan pilihan dalam manajemen pengobatan alergi, terutama jika alerginya tidak parah.

Selain pengobatan sendiri, dalam beberapa kasus pasien mungkin memerlukan obat sehingga harus datang ke apotek atau farmasi untuk mendapatkan obat.

Butuh pertolongan dokter pada beberapa kasus

Namun, pada kasus yang lebih serius, pasien bisa saja membutuhkan pertolongan dokter.

“Mungkin sebagian lagi akan datang ke dokter umum, biasanya tergantung juga dengan tingkat keparahannya. Kalau memang terasa sangat mengganggu mereka mungkin akan datang ke dokter umum untuk mendapatkan diagnosa yang tepat dan diresepkan obat,” jelas Zullies.

“Kalau sudah lebih berat, pasien bisa datang ke spesialis seperti alergologi atau tergantung pada jenis alerginya. Kalau pilek alergi datangnya ke dokter spesialis THT (telinga, hidung, tenggorokan). Kalau alergi kulit mungkin ke dokter spesialis kulit,” uajrnya menambahkan.

Terkait pengobatan mandiri, pasien tidak diharuskan berangkat ke rumah sakit, melainkan dapat menggunakan obat-obatan tanpa resep yang bisa diperoleh di apotek.

“Nanti akan dipandu oleh apoteker dalam pemilihan obatnya,” katanya.

Ini merupakan suatu tantangan bagi apoteker. Jika melayani pasien alergi maka perlu ditanya riwayatnya. Biasanya, alergi menurun dari anggota keluarga.

Apoteker kemudian dapat memberikan obat-obatan yang dapat diminum tanpa resep. Sebelum memberikan obat, apoteker harus memahami mekanisme alergi.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Buah untuk menjaga Kesehatan Imunitas Anak, Cek Manfaatnya di sini!

Buah untuk menjaga Kesehatan Imunitas Anak, Cek Manfaatnya di sini!

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Buah untuk menjaga Kesehatan Imunitas Anak,
Cek Manfaatnya di sini!

Senin, 18 Jul 2022 11:06 WIB

Buah untuk menjaga Kesehatan Imunitas Anak, Cek Manfaatnya di sini

KLIKSSB.com – Buah sudah lama dikenal akan kandungan nutrisinya. Jika dikonsumsi secara rutin, buah dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh termasuk anak. Nah, kali ini kita akan membahas peran buah bagi kesehatan dan imun tubuh pada anak. Dengan daya tahan tubuh yang kuat, anak dapat terhindar dari berbagai penyakit, termasuk COVID-19.

Buah-buahan merupakan salah satu jenis makanan sehat yang baik untuk menjaga kesehatan anak dan dapat membantu tumbuh kembang lebih optimal. Mengingat hal tersebut penting maka jadikan kebiasaan makan buah harus ditanamkan sejak dini kepada anak.

Sayangnya, tidak semua anak menyukai buah, bahkan beberapa anak menolak untuk memakannya. Nah, jika si kecil tidak suka makan buah, tidak perlu terlalu khawatir bukan? Membujuk anak agar mau makan buah memang membutuhkan trik khusus. Salah satu caranya adalah dengan mengolah buah tersebut menjadi jus.

Apa hubungan antara buah dan sistem imun anak

Buah-buahan umumnya mengandung nutrisi tertentu, seperti serat, vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, vitamin K, seng, magnesium, seng, fosfor, dan asam folat. Semua nutrisi tersebut berperan dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh anak.

Vitamin C yang terkandung dalam buah telah lama diketahui dapat meningkatkan kekebalan tubuh dengan mendorong produksi sel darah putih yang akan menghasilkan antibodi untuk membasmi virus, bakteri, dan mikroorganisme yang menyerang tubuh.

Vitamin ini juga meningkatkan kadar interferon dan sitokin yang berperan penting dalam melawan infeksi dan mengaktifkan sel kekebalan tubuh. Sebagai sumber antioksidan, vitamin C juga menjaga sel-sel tubuh dari kerusakan akibat serangan radikal bebas.

Inilah alasan mengapa vitamin C menjadi nutrisi yang sering diandalkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, termasuk pada anak-anak.

Pilihan buah untuk menjaga daya tahan tubuh anak

Berikut beberapa pilihan buah yang bisa diberikan kepada anak untuk menjaga daya tahan tubuhnya:

1. Guava (Jambu biji)

Guava atau jambu biji merupakan salah satu sumber vitamin C. Diketahu setiap 100 gram buah jambu biji di dalamnya terdapat sekitar 228 mg vitamin C. Angka ini cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian anak.

Selain itu, Guava atau jambu biji juga mengandung flavonoid yang akan menjaga dan mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

2. Jeruk

Berbagai jenis jeruk, seperti jeruk sunkist, jeruk bali, dan jeruk limau juga mengandung vitamin C yang dapat memperkuat daya tahan tubuh anak. Buah ini juga mengandung kadar air yang tinggi, sehingga dapat menjaga tubuh tetap terhidrasi.

3. Mangga

Mangga bisa jadi pilihan buah untuk menjaga daya tahan tubuh anak lho. Hal ini karena mangga kaya akan vitamin C dan berbagai senyawa tumbuhan yang berperan sebagai antioksidan. Selain itu, buah ini juga termasuk dalam makanan berserat tinggi yang baik untuk kesehatan pencernaan anak.

4. Apel

Selain memperkuat daya tahan tubuh anak, mengonsumsi buah apel secara rutin dapat menjaga kadar gula darah dan kolesterol dalam tubuh anak. Mengonsumsi buah ini secara rutin juga diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol sehingga baik untuk menjaga kesehatan jantung. Selain itu, buah ini juga dapat membantu mencegah lonjakan kadar gula darah.

5. Leci

Jenis buah lain yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh anak adalah leci. Buah yang manis dan segar ini juga kaya akan antioksidan yang berguna untuk mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

Itulah beberapa pilihan buah yang bisa dikonsumsi anak agar daya tahan tubuhnya kuat dan tumbuh kembangnya optimal. Pastikan si kecil mendapat asupan buah yang cukup, yaitu sekitar 3-4 porsi sehari atau setara dengan 150-200 gram atau sekitar 1-2 buah jambu biji ukuran sedang.

Jika si kecil tidak suka dengan buah potong, Anda bisa menyiasatinya dengan mengolah buah tersebut menjadi jus. Saat membuat jus, hindari menambahkan terlalu banyak gula.

Selain membuat jus buah sendiri di rumah, Anda juga bisa menyajikan jus buah kemasan agar lebih praktis. Jus buah dalam kemasan cocok sebagai bekal bergizi bagi si kecil untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Pilih jus buah kemasan berkualitas yang diolah dari buah asli. Dengan begitu, konsumsi jus buah kemasan dapat membantu memenuhi 100% kebutuhan vitamin C anak Anda. Pastikan juga jus buah kemasan diproduksi dengan standar yang baik dan tanpa penambahan bahan pengawet, pemanis buatan, dan pewarna.

Anda bisa menyajikan jus buah kemasan dengan rasa yang disukai si kecil agar ia mau meminumnya.

Selain itu, ibu juga perlu memastikan si kecil mengonsumsi makanan sehat lainnya, seperti sayur, daging, kacang-kacangan, dan biji-bijian, serta olahraga teratur dan istirahat yang cukup, agar tidak mudah sakit dan terhindar dari COVID-19.

Jika Anda masih memiliki pertanyaan tentang jenis buah yang cocok untuk diberikan kepada si kecil atau tentang masalah kesehatan anak lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter ya? ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media

Kolesterol dan tekanan darah tinggi! Coba manfaat Daun Salam tanaman herbal yang juga bumbu masakan Ini

Kolesterol dan tekanan darah tinggi! Coba manfaat Daun Salam tanaman herbal yang juga bumbu masakan Ini

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA

Kolesterol dan tekanan darah tinggi!
Coba manfaat Daun Salam tanaman herbal yang juga bumbu masakan Ini

Selasa, 12 Jul 2022 16:34 WIB

Kolesterol dan tekanan darah tinggi! Coba manfaat Daun Salam tanaman herbal yang juga bumbu masakan ini

KlikSSB.com – Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan penumpukan lemak atau plak pada dinding pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di jantung (arteri koroner). Hal ini dapat mengurangi aliran darah ke jantung dan menyebabkan penyakit jantung koroner.

Kolesterol tinggi dalam darah dikaitkan dengan tekanan darah tinggi (hipertensi), penyempitan dan pengerasan dinding arteri karena penumpukan kolesterol di pembuluh darah dapat menyebabkan tekanan darah meningkat.

Daun salam merupakan tanaman herbal yang sering digunakan sebagai bumbu masakan karena memiliki aroma yang khas. Ternyata, manfaat daun salam tidak hanya sampai di situ. Selain digunakan sebagai penyedap makanan, daun dan minyaknya juga bermanfaat sebagai obat alami.

Itulah sebabnya, tanaman dengan nama latin Syzygium olyanthum ini memiliki banyak manfaat untuk dunia kesehatan dan kecantikan.

Manfaat daun salam adalah mengandung senyawa seperti niasin, serat, tanin, dan vitamin C. Dilansir dari Web MD, berikut adalah manfaat air rebusan Daun Salam yang baik untuk kesehatan yang perlu Anda ketahui, antara lain:

Memperbaiki saluran pencernaan

Manfaat air rebusan Daun Salam yang adalah untuk melancarkan saluran pencernaan. Manfaat air rebusan daun salam juga membantu meredakan sakit perut, infeksi saluran cerna, perut kembung, sembelit, dan diare.

Mencegah kanker

Manfaat air rebusan Daun Salam adalah untuk mencegah kanker. Penelitian menunjukkan bahwa air rebusan Daun Salam dapat mencegah pertumbuhan sel kanker termasuk kanker lambung. Tak hanya itu, air rebusan Daun Salam juga dianggap ampuh mengatasi peradangan, nyeri sendi, dan ketombe.

Anti-inflamasi atau antiperadangan

Manfaat air rebusan Daun Salam ini diklaim memiliki sifat antiinflamasi (antiperadangan) yang baik untuk tubuh. Salah satu manfaat air rebusan Daun Salam adalah kemampuannya untuk mengurangi peradangan di seluruh tubuh. Ini dikonfirmasi oleh sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal penelitian Phytotherapy. Kandungan fitonutriennya yang unik, yang disebut parthenolide, dapat mengurangi peradangan dan iritasi saat dioleskan ke area seperti sendi yang sakit atau area yang terkena arthritis.

Menurunkan gula darah dan kolesterol

Manfaat air rebusan Daun Salam berikutnya adalah dapat menurunkan gula darah dan kolesterol. Daun salam mengandung polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan kuat. Zat tersebut dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dan kolesterol pada penderita diabetes.

Mengobati batu ginjal

Manfaat air rebusan Daun Salam mampu mengobati batu ginjal. Rebusan Daun Salam dipercaya mampu menurunkan jumlah enzim urease penyebab batu ginjal dan gangguan lambung. Secara umum, mengonsumsi air rebusan Daun Salam sebagai makanan dianggap aman dan tidak memiliki efek samping.

Sesekali Anda bisa menambahkan Daun Salam sebagai pelengkap masakan dan juga meminum air rebusannya. Namun, jika Anda ingin mengonsumsinya sebagai obat herbal kolesterol dan darah tinggi, ada baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Pasalnya, rebusan Daun Salam dapat menimbulkan efek samping atau memengaruhi obat yang sedang Anda konsumsi. (***)

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media