MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA
LOGO HL PNG

Kenali 5 Manfaat dan Efek Samping Psyllium Husk

Senin, 08 Agu 2022 16:07 WIB

Kenali 5 Manfaat dan Efek Samping Psyllium Husk

KLIKSSB.com – Serat merupakan salah satu nutrisi yang harus dipenuhi setiap hari. Sumber serat biasanya berasal sayur dan buah. Tahukah Anda, psyllium husk adalah satu dari sekian banyak sumber pangan yang kaya akan serat?

Bahan pangan satu ini terdengar masih asing di telinga kebanyakan orang. Psyllium husk adalah sekam atau kulit biji yang berasal dari tanaman dengan nama ilmiah Plantago ovata.

Kandungan psyllium husk

Untuk mendapatkan manfaat psyllium husk, Anda harus mengetahui nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Inilah kandungan nutrisi dan kalori di dalam 100 gram kulit biji psyllium.

  • Kalori: 350 kkal.
  • Serat larut air: 60 gram
  • Serat tak larut air: 10 gram
  • Kalsium: 200 mg.
  • Natrium: 100 mg.
  • Zat besi: 18 mg.

Manfaat psyllium husk

Psyllium husk adalah salah satu asupan serat larut air yang tinggi. Sebagian besar manfaat kesehatannya berasal dari jenis serat ini.

Lantas, apa saja manfaat psyllium husk untuk kesehatan tubuh?

1. Mengatasi sembelit dan diare

Psyllium husk sering ditemukan dalam obat pencahar alami untuk mengobati sembelit atau susah buang air besar (BAB).

Ketika serat larut dikonsumsi, ia akan menyerap air dan membentuk jel di dalam usus. Jel ini membuat tekstur feses menjadi lunak sehingga mudah dikeluarkan dengan lancar.

Selain itu, jel dalam serat larut dapat mengentalkan atau memadatkan tinja. Feses yang padat akan mempercepat pergerakan sisa makanan di dalam usus sehingga feses cepat keluar.

2. Mengontrol gula darah

Psyllium husk juga punya manfaat membantu mengatasi diabetes. Hal ini diketahui dalam studi yang diterbitkan pada jurnal The American Journal of Clinical Nutrition (2015).

Mengonsumsi kulit biji psyllium sebelum makan dapat mengurangi kadar gula darah puasa pada diabetesi sebanyak 37 mg/dL.

Seperti yang sudah disebutkan, psyllium mengandung serat larut air. Serat merupakan salah satu jenis karbohidrat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh.

Serat tidak dipecah menjadi gula di dalam tubuh. Jadi konsumsi psyllium tidak memengaruhi kadar gula darah.

3. Menyeimbangkan bakteri baik di dalam usus

Jenis serat larut air yang ada pada psyllium husk bersifat prebiotik, yakni menjaga kehidupan bakteri baik di dalam usus.

Jel yang terbentuk dari serat larut air akan dipecah oleh bakteri atau mikrobiota usus dan menghasilkan zat senyawa asam lemak rantai pendek.

Senyawa inilah yang akan memberikan “bahan bakar” kepada bakteri baik agar tetap hidup di dalam usus.

Mikrobiota usus yang seimbang membantu menurunkan risiko peradangan dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

4. Menurunkan kadar kolesterol

Serat larut air pada kulit biji psyllium mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Studi yang diterbitkan pada jurnal PLoS One (2012) menemukan bahwa konsumsi 6 gram psyllium husk per hari selama enam minggu menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat sebanyak enam persen.

Lantas, bagaimana cara kerjanya? Jel kental yang terbentuk dari serat larut air akan mengikat lemak dan asam empedu yang mengandung kolesterol.

Asam empedu tersebut akan dikeluarkan dari tubuh melalui feses. Jadi, kolesterol tidak dilepaskan ke pembuluh darah sehingga kadarnya pun berkurang.

5. Mengontrol berat badan

Ada potensi serat untuk menurunkan berat badan.

Studi menemukan bahwa konsumsi kulit atau sekam biji psyllium sebelum makan mampu mengurangi rasa lapar dan menurunkan hasrat ingin makan di antara waktu makan.

Dalam hal ini, psyllium husk yang dikonsumsi akan membentuk senyawa kental. Senyawa ini mampu memperlambat pengosongan perut sehingga perut pun penuh lebih lama.

Perut yang terasa penuh membuat kenyang lebih lama. Nafsu makan berlebihan pun ikut berkurang. Oleh karena itu, asupan kalori harian bisa terkendali.

Perlu Anda ketahui, asupan kalori yang lebih besar daripada kalori yang digunakan untuk beraktivitas menyebabkan pertambahan berat badan.

Efek samping psyllium husk

Kenali 5 Manfaat dan Efek Samping Psyllium HuskMeski punya berbagai manfaat yang baik untuk kesehatan, sekam biji psyllium bisa menimbulkan efek samping.

Keluhan ini biasanya muncul saat Anda mengonsumsi terlalu banyak, terlalu sering, atau baru pertama kali mengonsumsi psyllium husk.

Inilah efek samping yang mungkin muncul, yakni:

  • kram dan sakit perut,
  • diare,
  • perut begah,
  • BAB lebih sering, dan
  • mual dan muntah.

Psyllium husk juga memiliki risiko reaksi alergi. Meskipun jarang terjadi, gejala alergi yang bisa timbul, seperti:

  • kulit ruam,
  • kulit bentol-bentol dan gatal,
  • sesak napas, serta
  • bengkak pada bagian wajah dan bibir.

Psyllium husk merupakan salah satu asupan kaya serat. Selain mengurangi sembelit, kulit biji ini memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan Anda.

Perlu Anda ketahui, kulit biji psyllium ini hanya berguna untuk asupan tambahan harian Anda. Jadi, asupan ini tidak bisa menggantikan obat-obatan Anda, kecuali atas saran dokter.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media