Komplikasi Gastritis Dapat Mengancam Keselamatan Jiwa, Jangan Sepelekan Penyakit Yang Satu Ini

Komplikasi Gastritis Dapat Mengancam Keselamatan Jiwa, Jangan Sepelekan Penyakit Yang Satu Ini

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA
LOGO HL PNG

Komplikasi Gastritis Dapat Mengancam Keselamatan Jiwa, Jangan Sepelekan Penyakit Yang Satu Ini

Senin, 29 Agu 2022 16:38 WIB

Komplikasi Gastritis Dapat Mengancam Keselamtan Jiwa, Jangan Sepelekan Penyakit Yang Satu Ini

KLIKSSB.com – Gastritis (radang lambung) ditandai dengan perut kembung, mulas, mual, dan muntah. Kondisi ini dapat diredakan dengan obat-obatan. Namun jika dibiarkan, gejalanya akan semakin parah dan menimbulkan komplikasi. Lantas, apa saja komplikasi akibat gastritis?

Komplikasi gastritis yang perlu Anda waspadai

Gejala maag yang muncul terus menerus bisa menjadi tanda gastritis. Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti infeksi bakteri, penggunaan obat NSAID dalam jangka panjang, atau minum alkohol berlebihan.

Semua ini dapat mengikis lapisan lambung secara terus menerus sehingga menyebabkan peradangan. Begitu juga dengan bakteri H. pylori yang bisa melukai lapisan lambung karena jumlahnya yang terlalu banyak.

Gejala gastritis hampir sama dengan gejala maag biasa karena peningkatan asam lambung sehingga sering diremehkan. Padahal, gastritis yang semakin parah dapat menyebabkan komplikasi seperti berikut.

1. Tukak lambung

Mayo Clinic menyebut bahwa tukak lambung merupakan komplikasi dari gastritis. Penyakit ini menandakan adanya luka pada lambung atau lapisan lambung akibat gastritis yang semakin parah. Tanpa pengobatan, luka dapat menyebar ke daerah usus kecil.

Penyebab utama tukak lambung adalah infeksi bakteri dan penggunaan NSAID. Gejala umum tukak lambung termasuk sensasi terbakar dan nyeri di bagian tengah perut atau di antara pusar dan dada.

Komplikasi gastritis ini dapat diobati dengan antibiotik dengan kombinasi obat asam lambung. Prosedur pembedahan mungkin diperlukan jika gejala tidak membaik, terjadi perdarahan, dan lapisan robek.

Perawatan ini termasuk membuang dan memotong jaringan yang terluka, mengikat dan menutup pembuluh darah yang berdarah, dan memotong suplai saraf ke perut untuk mengurangi produksi asam lambung.

2. Perdarahan di lapisan perut

Selain peradangan dan luka yang menyebar ke usus kecil, komplikasi gastritis seperti tukak lambung juga bisa menyebabkan perdarahan. Ini bisa menjadi komplikasi yang mengancam jiwa jika tidak ditangani dengan benar.

Gejala komplikasi gastritis tidak jauh berbeda dengan tukak lambung. Namun, kondisi ini dapat menyebabkan feses menjadi berwarna gelap karena bercampur darah dan lebih lengket.

Selain itu, beberapa orang juga mengalami muntah dengan bercak darah dan pusing.

Agar tidak semakin parah, dokter biasanya akan meresepkan obat asam lambung, seperti obat proton pump inhibitor (PPI) atau H-2 receptor blocker.

3. Anemia

Anemia pernisiosa merupakan komplikasi gastritis. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah sel darah merah mengalami penurunan karena usus yang luka tidak dapat menyerap vitamin B12 dengan baik. Vitamin B12 termasuk komponen sel darah merah.

Saat lapisan lambung terluka, protein pengikat vitamin B12 tidak diproduksi secara optimal. Akibatnya, produksi sel darah merah tidak mencukupi. Terjadinya perdarahan dan kurangnya penyerapan vitamin B12 akan menyebabkan anemia pernisiosa.

Orang yang mengalami komplikasi gastritis biasanya akan mengalami gejala diare, kelelahan, mual dan muntah, sakit kuning, dan rasa terbakar disertai nyeri di dada.

Perawatan akan fokus pada peningkatan asupan vitamin B12, baik dengan diet atau suplemen.

4. Kanker perut (komplikasi gastritis atrofi)

Mengambil dari American Cancer Society, mengatakan penyakit gastritis atrofi akut dapat menyebabkan komplikasi kanker. Gastritis atrofi adalah jenis gastritis yang timbul karena peradangan pada lapisan lambung selama bertahun-tahun.

Kondisi ini dapat terjadi karena infeksi bakteri yang menyebabkan gastritis, penyakit autoimun, atau anemia pernisiosa.

Namun belum diketahui secara pasti bagaimana penyakit gastritis dapat menyebabkan kanker. Tetapi, para peneliti berpendapat bahwa peradangan pada lambunglah yang menyebabkan sel-sel di perut atau jaringan perut menjadi tidak normal.

Dalam kasus komplikasi gastritis, operasi akan dilakukan untuk mengangkat sel kanker. Kemudian, pengobatan dilanjutkan dengan obat-obatan, terapi radiasi, atau kemoterapi.

Tips mencegah komplikasi gastritis

Berbagai komplikasi gastritis yang disebutkan di atasdapat mengancam jiwa. Oleh karena itu, Anda tidak boleh menyepelekan gejala maag yang muncul, terutama jika terjadi terus-menerus.

Segera lakukan konsultasi ke dokter untuk asam lambung agar tahu penyebab dan diagnosis yang akurat. Anda mungkin akan disarankan untuk tes kesehatan termasuk tes pencitraan, endoskopi, atau tes pendeteksi bakteri lewat feses atau napas.

Jika memang gejala maag yang Anda rasakan adalah gastritis, ikuti pengobatan yang direkomendasikan dokter. Dokter akan memberikan obat yang disesuaikan dengan penyebab gastritis, seperti antasida, obat PPI, dan H-2 receptor blocker.

Gejala gastritis dapat kambuh kapan pun jika terpicu. Oleh karena itu, Anda harus minum obat pereda gejala sekaligus menghindari berbagai pantangannya. Akan lebih baik untuk mencegah kambuhnya gastritis daripada menimbulkan komplikasi.

Mengikuti pengobatan sesuai dengan arahan dokter akan menjauhkan Anda dari komplikasi gastritis. Selain itu, Anda yang didiagnosis memiliki gastritis harus mengubah gaya hidup. Jika tidak, gejala gastritis bisa kumat dan semakin parah.

Di bawah ini gaya hidup yang harus diubah bagi Anda penderita radang lambung.

  • Memastikan porsi makanan tidak berlebihan, yakni makan dengan porsi kecil namun sering.
  • Menghindari berbagai makanan yang memicu gejala, seperti makanan pedas, asam, dan tinggi lemak.
  • Batasi asupan kafein yang ada pada teh, kopi, dan minuman bersoda.
  • Berhenti minum alkohol dan merokok.
  • Minta dokter untuk mengganti obat pereda nyeri yang lebih aman untuk perut Anda.

Waspada penyakit gastritis dan komplikasinya karena membahayakan jiwa Anda. Jaga kesehatan pencernaan dengan pola hidup sehat.***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media