Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

MASA DEPAN DIMULAI DARI SEKARANG DARI SSB HAPPYLIFE MEMBANGUN INDONESIA YANG SEHAT SUKSES BAHAGIA
LOGO HL PNG

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Rabu, 20 Jul 2022 15:28 WIB

Kista Ovarium: Tanda, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Mengenal tanda dan gejala Kista Ovarium, benarkah penyakit ini berbahaya?

KLIKSSB.com – Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di ovarium atau di permukaannya. Dirangkum dari Mayo Clinics, ternyata hampir setiap wanita memiliki kista ovarium dalam hidupnya. Selain itu, sebagian besar kista ovarium tidak menunjukkan gejala dan tidak berbahaya.

Kebanyakan kista ovarium hilang tanpa pengobatan dalam beberapa siklus menstruasi. Namun, kista ovarium, terutama yang sudah pecah, dapat menimbulkan gejala yang serius. Untuk alasan ini, lakukan pemeriksaan panggul secara teratur dan waspadai gejala kista ovarium yang bisa menandakan masalah kesehatan yang serius.

Gejala atau ciri-ciri kista ovarium

kista ovarium

Kebanyakan kista tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya. Namun jika besar, akan muncul sejumlah gejala kista ovarium.

Nah, berikut ini adalah gejala kista ovarium atau ciri-ciri kista ovarium:

  • Nyeri panggul
  • Ada rasa penuh atau berat di perut
  • Kembung
  • Perut bengkak.

Pada kondisi tertentu, terdapat gejala kista ovarium yang menyebabkan penderitanya harus segera memeriksakan diri ke dokter.

Berikut ini adalah beberapa gejala kista ovarium yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang lebih serius:

  • Nyeri perut atau panggul yang tiba-tiba dan parah
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Kulit dingin dan lembab
  • Napas cepat
  • Pusing atau rasa lemah.

Penyebab kista ovarium

Merangkum Healthline, penyebab kista ovarium dapat dibedakan menjadi berbagai jenis, antara lain:

  1. Kista folikel, folikel yang mengalami pembengkakan akibat pecah atau menyusut setelah melepaskan sel telur.
  2. Kista korpus luteum, terjadi ketika adanya cairan yang dapat berkembang ketika kantong tidak larut dan pembukaan folikel menutup.
  3. Kista dermoid, pertumbuhan seperti kantung pada ovarium yang dapat berisi rambut, lemak, dan jaringan lainnya.
  4. Cystadenoma, pertumbuhan non-kanker yang dapat berkembang di permukaan luar ovarium.
  5. Endometrioma, jaringan yang tumbuh di dalam rahim dan dapat berkembang di luar rahim hingga menempel pada ovarium. 
pencegahan dini kista ovarium salah satunya dengan memerikasakan diri secara rutin ke dokter

Pencegahan kista ovarium

Meskipun tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kista ovarium, pemeriksaan panggul secara teratur membantu memastikan bahwa perubahan pada ovarium Anda didiagnosis sedini mungkin.

Juga, waspadai perubahan dalam siklus bulanan Anda, termasuk gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama yang berlangsung lebih dari beberapa siklus.

Demikian penjelasan tentang kista ovarium, ciri-ciri kista ovarium, gejala kista ovarium, dan penyebab kista ovarium. ***

Klik tombol WhatsApp di pojok kanan bawah dari layar Mobile atau PC Anda

Temukan dan Ikuti Kami di Sosial Media